Gapi72, TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan (Tiket) Muhammad Sinen, menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan di kalangan guru.
Orang nomor satu di lingkup Pemkot Tikep itu meminta agar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk hadir di tingkat kecamatan, menciptakan rasa memiliki di antara para guru hingga ke level bawah.
Semangat ini diharapkan berdampak positif bagi pendidikan anak-anak di Kota Tidore Kepulauan. Harapan ini disampaikan langsung Muhammad Sinen saat menghadiri acara ramah tamah HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 yang diadakan oleh PGRI Cabang Tidore Utara di Aula BPMP Provinsi Maluku Utara, Kelurahan Rum, Minggu (30/11/2025) dini hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, H. Ismail Dukomalamo, Ketua DWP Tidore Hj. Nuraen Ismail Dukomalamo, para Pimpinan OPD, Kepala Sekolah, dan guru se-Kecamatan Tidore Utara.
“PGRI menghimpun seluruh tenaga pendidik di Kota Tidore Kepulauan. Kebersamaan dan persatuan adalah kunci organisasi ini. Mari jaga solidaritas, perkuat kekeluargaan dalam PGRI. Kedepannya, peringatan HUT PGRI bisa dilaksanakan bergantian di semua kecamatan,” imbuhnya.
Wali Kota berharap PGRI Kota Tidore Kepulauan turun ke semua kecamatan, menciptakan rasa memiliki di antara guru terhadap PGRI. Upaya ini diharapkan menumbuhkan kebanggaan bagi tenaga pendidik di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.
“Saya dan Pak Wakil Wali Kota berharap semangat para guru berdampak baik bagi siswa-siswi di Kota Tidore Kepulauan. Guru harus menjadi contoh yang baik, menjaga kebersamaan dan persatuan. Dalam organisasi, kedepankan musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan,” tandasnya.
***
Editor : Fikram
Sumber Berita : Upi/Red







