Dinding Embung Retak, Korupsi Menggurita: Polda Malut Harus Bongkar Mafia Proyek di BWS

- Penulis Berita

Kamis, 18 September 2025 - 05:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Gapi72 – Proyek pembangunan embung senilai Rp 13,5 miliar di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, diduga menjadi lahan korupsi. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara kini turun tangan menyelidiki proyek yang dikerjakan asal-asalan ini.

Proyek yang dikerjakan CV Agila Putri dan berada di bawah Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan kontrak yang telah disepakati.

Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Eddy Wahyu Sosilo, menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah pihak terkait. “Kita masih melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan embung ini,” ujarnya, Kamis (18/9).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini mencuat setelah Aliansi Pemuda dan Masyarakat Anti Korupsi Maluku Utara menggelar aksi unjuk rasa. Mereka mengecam pengerjaan proyek yang terkesan asal-asalan dan tidak sesuai dengan anggaran yang besar.

Koordinator lapangan aksi, Nurcholis, mengungkapkan bahwa kondisi embung saat ini sudah memprihatinkan dengan dinding yang retak. “Proyek ini menelan anggaran yang sangat besar, tetapi fakta di lapangan sangat mengecewakan dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang seharusnya,” tegas Nurcholis.

Lebih lanjut, Nurcholis menambahkan bahwa lokasi embung yang berdekatan dengan pemukiman warga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Dinding yang retak berisiko ambruk, menyebabkan longsor, banjir, hingga genangan air saat curah hujan tinggi.

Massa aksi mendesak aparat kepolisian untuk segera memanggil dan memeriksa kontraktor pelaksana, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta konsultan pengawas proyek guna mengungkap dugaan korupsi dalam proyek ini.

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil
LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas
Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK
THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly
FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Senin, 6 April 2026 - 07:16

LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:33

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Rp 268 Juta di PDAM Morotai, Mantan Plt Dirut Bakal Dilaporkan ke Kejati

Senin, 16 Februari 2026 - 02:29

Kasus Dugaan Korupsi Dana Retreat Halsel Kembali Disorot, Kejati Didesak Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:56

Kejati Ditantang Jerat Kadis PMD dan Ketua APDESI Halsel dalam Kasus Retreat, Mudasir: Kami Akan Kawal sampai Kejagung

Berita Terbaru