Operasi Penyelamatan Mendebarkan: Tiga Pendaki Gunung Gamalama Berhasil Evakuasi Tim SAR Gabungan  

- Penulis Berita

Minggu, 30 November 2025 - 05:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE- Gapi72 –  Suasana tegang dan penuh haru menyelimuti proses penyelamatan yang berlangsung dini hari tadi di Gunung Gamalama. Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate bersama unsur terkait akhirnya berhasil mengevakuasi tiga pendaki yang mengalami cedera saat mendaki di Pos 3 gunung berapi aktif tersebut, Minggu (30/11). Operasi yang penuh tantangan ini menunjukkan keberanian dan ketangguhan tim SAR dalam menyelamatkan nyawa di medan ekstrem.

Awalnya, laporan menyebutkan hanya ada dua korban yang membutuhkan pertolongan. Namun, setelah tim tiba di lokasi dan melakukan pendataan ulang, ditemukan bahwa jumlah korban sebenarnya adalah tiga orang. Mereka adalah Susi H Bangsa (25 tahun), Rukia Kamarullah (25 tahun), dan Syahrul (25 tahun), semua berusia 25 tahun dan sedang menikmati pendakian saat kejadian.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, membeberkan rangkaian proses evakuasi yang penuh dinamika. Sekitar pukul 23.32 WIT, tim SAR gabungan tiba di kawasan wisata Taman Love dan langsung bergerak menuju Pos 3 Gunung Gamalama. Tidak butuh waktu lama, sekitar pukul 00.11 WIT, tim berhasil menemukan ketiga korban di koordinat 0°48’10.00″N/127°20’45.00″E, berdekatan dengan pos tersebut, berkat keahlian tim aju yang lebih dulu mendaki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah penemuan, proses evakuasi semakin menantang karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Hujan deras membuat jalur menjadi sangat licin, dan kaki korban mengalami cedera serius. Kami harus beristirahat sejenak di Pos 1 untuk memastikan keselamatan semua pihak,” ungkap Iwan. Meski demikian, semangat dan tekad tim tidak pernah padam.

Pukul 02.07 WIT, tim berhasil melakukan intercept terhadap ketiga korban di jalur pendakian Pos 2. Dengan penuh hati-hati, mereka mulai mengevakuasi korban turun menuju basecamp di Kelurahan Moya. Proses ini tidak berjalan mulus; medan licin dan cuaca buruk memaksa tim untuk berhenti sejenak dan beristirahat di Pos 1. Namun, mereka kembali melanjutkan evakuasi pukul 04.47 WIT, menunjukkan profesionalisme dan ketahanan luar biasa.

Akhirnya, sekitar pukul 08.32 WIT, seluruh korban berhasil tiba di basecamp dan diserahkan langsung kepada keluarga masing-masing. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Kantor SAR Ternate, Kelompok Pencinta Alam Kota Ternate, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kelurahan Moya, masyarakat setempat, hingga keluarga korban yang turut berdoa dan mendukung penuh.

Kisah heroik ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan saat melakukan pendakian di gunung berapi aktif seperti Gamalama. Keberanian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh tim SAR dan masyarakat setempat menjadi inspirasi bagi setiap pendaki untuk selalu memperhatikan keselamatan dan kesiapan diri.

Dengan selesainya operasi ini, seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing, sambil menorehkan kisah keberanian yang akan dikenang sebagai salah satu momen penyelamatan paling dramatis di Ternate. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga dan motivasi untuk terus menjaga keselamatan di setiap petualangan alam.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa
Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai
Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  
Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025
Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 10:08

THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:17

THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran

Senin, 9 Februari 2026 - 06:51

PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 07:04

Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:09

Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:34

Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:36

Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:06

Kades Guruapin Diduga Tinggalkan Tugas Berbulan-bulan, Warga Desak Dinas PMD Halsel Segera Evaluasi

Berita Terbaru