Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  

- Penulis Berita

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAPI72, HALUT –  Pengelolaan Dana Desa di Desa Sabaleh, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, Tahun 2024 Belum Terealisasi Secara Maksimal, hal ini menimbulkan keraguan di tengah masyarakat. Meski pencairan dana telah dilakukan 100%, realisasi program yang direncanakan belum menunjukkan kepastian jelas, bahkan sebagian tidak terealisasikan sama sekali.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah program yang seharusnya dilaksanakan seperti pembangunan infrastruktur pendukung desa, kegiatan pemberdayaan masyarakat, dan program peningkatan kesejahteraan warga, tidak terealisasikan atau hanya sebagian yang selesai. Padahal, anggaran terkait telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) periode tersebut.

“Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan nama menyampaikan bahwa masyarakat telah menunggu lama pelaksanaan program-program yang seharusnya memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Kita sudah melihat rencana kegiatannya, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan dilaksanakan. Kami khawatir anggaran yang sudah dialokasikan tidak digunakan dengan tepat,’ ujar warga tersebut.”

Diketahui dari Sekretaris Desa, Jaenal Sehe, saat di konfirmasi Media ini Jumat (16/01) Menyampaikan, untuk tahun 2024 telah direncanakan program pemberdayaan dengan anggaran sebesar 376 juta rupiah. Belanja yang dilaporkan oleh Bendahara Desa ‘Ansar Ajid’ hanya mencapai 150 juta rupiah, sehingga menyisakan saldo sebanyak 226 juta rupiah, namun hingga saat ini belum ada kejelasan sisa saldo tersebut. ungkapnya,

Sementara untuk program kerja di tahun 2025, telah direncanakan empat kegiatan utama dengan alokasi anggaran sebagai berikut:

1. Infrastruktur penerangan jalan umum (11 tiang) anggaranya kisaran Rp 125 juta rupiah

2. Program ketahanan pangan (20%) anggaranya kisaran Rp 116 juta rupiah

3. Pembangunan sarana prasarana posyandu kisaran Rp 22 juta rupiah

4. Sertifikasi dan Pelatihan (Siltap) untuk BPD dan perangkat desa anggranya kisaran Rp25 juta rupiah (direncanakan Maret 2025)

Meskipun proses pencairan anggaran tahun 2025 telah mencapai tahap 2, dan akan disertai Bantuan Langsung Tunai (BLT) 3 pada akhir tahun, serta dana telah berada di tangan bendahara desa, hingga kini belum ada tanda-tanda kegiatan yang mulai dilaksanakan. Kondisi ini semakin menimbulkan kegelisahan karena masyarakat khawatir akan terjadinya penyelewengan seperti yang dicurigai pada tahun sebelumnya.

Masyarakat Minta Pemeriksaan dari Instansi Berwenang

Masyarakat mengajukan permintaan agar pihak Inspektorat Daerah dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan dana desa yang tidak terealisasikan. Mereka juga menginginkan transparansi terkait alasan program tidak dapat dilaksanakan serta penanganan yang akan dilakukan terhadap anggaran yang telah dialokasikan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sungai Kobe Diduga Diutak-Atik Tanpa Izin, Ke Mana Pengawasan BWS Maluku Utara?
THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa
Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai
Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025
Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:57

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:41

Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Senin, 6 April 2026 - 07:16

LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Senin, 30 Maret 2026 - 06:51

FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru

Maluku Utara

BPBJ Malut Simulasikan Fitur Kinerja Harian E-Kinerja BKN

Jumat, 19 Jun 2026 - 02:55

Maluku Utara

Biro PBJ Maluku Utara Gelar Bimtek Pengadaan di Halmahera Utara

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:55