THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan

- Penulis Berita

Senin, 30 Maret 2026 - 10:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAPI, TERNATE – Kebijakan pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) ASN Pemkot Ternate yang akan dilakukan secara bertahap mulai 1 April 2026 memicu kecurigaan publik. Skema cicilan ini justru memunculkan dugaan serius, apakah anggaran THR dan gaji ASN sudah lebih dulu digunakan untuk kebutuhan lain?

Sorotan tajam datang dari kalangan akademisi. Muamil Sunan menilai, pembayaran THR secara bertahap tidak hanya janggal, tetapi juga berpotensi menandakan adanya masalah dalam pengelolaan kas daerah.

“Kalau sampai harus dicicil, pertanyaannya sederhana, ke mana anggaran yang seharusnya sudah disiapkan itu? Apakah sudah terpakai untuk belanja lain?” kata Muamil mempertanyakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026, pembayaran THR ASN wajib dilakukan penuh dan tepat waktu sebelum Hari Raya Idulfitri. Tidak ada ruang untuk skema bertahap atau dicicil.

Karena itu, kebijakan yang disampaikan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, dinilai patut dipertanyakan secara serius. Sebab, jika anggaran memang sudah dialokasikan sebagaimana mestinya, tidak ada alasan pembayaran dilakukan secara mencicil.

Kondisi ini semakin menguatkan dugaan adanya pergeseran atau penggunaan anggaran di luar prioritas. Padahal, belanja pegawai seperti gaji dan THR merupakan belanja wajib dan mengikat yang harus didahulukan sebelum belanja lainnya.

Ironisnya, sebelumnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate sempat memastikan bahwa gaji dan THR ASN akan dibayarkan sekaligus, karena seluruh administrasi dan anggaran telah siap. Pernyataan ini kini bertolak belakang dengan kebijakan Sekda yang justru memilih skema bertahap.

Kontradiksi ini memunculkan pertanyaan besar, apakah perencanaan anggaran bermasalah, atau justru terjadi penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan?

Muamil menegaskan, jika benar terjadi pembayaran bertahap akibat keterbatasan kas, maka hal itu bisa mengindikasikan lemahnya manajemen keuangan daerah.

“Ini bukan sekadar keterlambatan biasa. Kalau anggaran yang sudah diplot untuk THR justru tidak tersedia saat dibutuhkan, berarti ada yang tidak beres dalam pengelolaannya,” ujarnya.

Sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rizal Marsaoly didesak untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Transparansi dinilai penting untuk menjawab kecurigaan masyarakat, terutama ribuan ASN yang haknya terancam tidak dibayarkan secara penuh dan tepat waktu.

Jika kondisi ini benar adanya, DPRD Kota Ternate dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) diminta segera turun tangan melakukan audit dan evaluasi menyeluruh.

Sebab, persoalan ini bukan hanya soal keterlambatan pembayaran, tetapi menyangkut dugaan penggunaan anggaran yang berpotensi menyimpang dari aturan. (luy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa
Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai
Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  
Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025
Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  
Kades Guruapin Diduga Tinggalkan Tugas Berbulan-bulan, Warga Desak Dinas PMD Halsel Segera Evaluasi

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 10:08

THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:17

THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran

Senin, 9 Februari 2026 - 06:51

PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 07:04

Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:09

Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:34

Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:36

Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:06

Kades Guruapin Diduga Tinggalkan Tugas Berbulan-bulan, Warga Desak Dinas PMD Halsel Segera Evaluasi

Berita Terbaru