Skandal PPPK, Titipan Pejabat Tidak Diaudit Inspektorat.

- Penulis Berita

Rabu, 13 Agustus 2025 - 16:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Gapi72 – Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap II lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara diduga sarat kepentingan dan permainan titipan pejabat. Temuan ini memunculkan tanda tanya besar terhadap transparansi rekrutmen ASN tersebut.

Informasi yang dihimpun JhaziraMU dari berbagai sumber menyebutkan, praktik titipan tidak hanya melibatkan satu pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang selama ini menjadi sorotan, tetapi juga sejumlah pejabat Pemprov dan DPRD. Nama-nama seperti Plt Kepala Dinas Pendidikan Abubakar Abdula, Kepala Inspektorat Malut Nirwan M.T. Ali, bahkan Wakil Gubernur Malut disebut ikut menitipkan pegawai untuk diloloskan.

“Publik hanya fokus pada Alex di BKD, padahal dia hanya bagian luar. Di balik itu ada sekitar 100 pegawai P3K titipan pejabat,” ujar sumber terpercaya, Rabu (13/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber tersebut menjelaskan, tambahan kuota P3K lebih dari 100 formasi yang diberikan pemerintah pusat seharusnya diprioritaskan untuk pegawai honorer dengan masa kerja di atas dua tahun. Namun, faktanya, banyak yang direkrut baru bekerja kurang dari setahun, termasuk tenaga non-teknis seperti satpam, cleaning service, dan sopir, yang secara aturan tidak diperbolehkan.

Berdasarkan data awal, formasi P3K Malut tahun 2024 mencapai 2.207 orang, terdiri dari 1.533 tenaga teknis, 192 tenaga kesehatan, dan 482 guru. Tambahan kuota dari pusat justru dimanfaatkan untuk mengakomodasi titipan pejabat, sementara banyak honorer senior tak masuk daftar.

“Masalahnya bukan hanya 31 orang seperti hasil audit Inspektorat. Tambahan 100 pegawai titipan ini sebagian besar tidak diaudit sama sekali,” tegas sumber tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa
Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai
Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  
Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025
Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Senin, 6 April 2026 - 07:16

LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:33

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Rp 268 Juta di PDAM Morotai, Mantan Plt Dirut Bakal Dilaporkan ke Kejati

Senin, 16 Februari 2026 - 02:29

Kasus Dugaan Korupsi Dana Retreat Halsel Kembali Disorot, Kejati Didesak Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:56

Kejati Ditantang Jerat Kadis PMD dan Ketua APDESI Halsel dalam Kasus Retreat, Mudasir: Kami Akan Kawal sampai Kejagung

Berita Terbaru