Kasus Korupsi Mengintai Halsel, Kejati Malut Periksa Bupati Bassam Kasuba?  

- Penulis Berita

Rabu, 17 September 2025 - 22:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Gapi72- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, mendadak menyambangi kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut) di Ternate pada Rabu, 17 September 2025. Kedatangan orang nomor satu di Halsel ini memunculkan spekulasi terkait potensi masalah hukum di wilayahnya.

Keterangan resmi yang di sampaikan Bassam Kasuba bahwa kunjungan ke Kejati Malut hanya bersilaturahmi biasa untuk membahas program-program yang belum sempat dibahas sebelumnya. Namun, banyak pihak menduga ada agenda tersembunyi di balik pertemuan tersebut.

Bassam mengklaim kehadirannya di Kejati Malut hanya untuk bersilaturahmi. “Hanya silaturahmi saja,” ujarnya singkat kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Bassam juga mengaku meminta Kejaksaan untuk melakukan pengawasan terkait penggunaan Dana Desa (DD) di Halmahera Selatan. Ia beralasan bahwa program Jaksa Garda Desa yang digagas oleh Kejaksaan Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Republik Indonesia patut didukung. Menurutnya, program tersebut mendukung pemerintah daerah dalam tata kelola dana desa.

“Program ini sangat membantu sekali, apalagi dengan adanya sistem yang ditransfer ke kita untuk diinput ke desa-desa yang ada di Halmahera Selatan,” katanya.

Bassam menambahkan bahwa aplikasi jaga desa di Halmahera Selatan saat ini mulai berjalan. Ia berharap agar aplikasi tersebut dapat difungsikan dengan baik demi integritas desa yang lebih baik di masa depan.

Namun, rekam jejak pemerintah daerah Halmahera Selatan diwarnai sejumlah kasus korupsi yang mencoreng nama baik daerah. Sejumlah media lokal telah memberitakan berbagai kasus, seperti kasus korupsi Dana Bank, skandal kasus Masjid Raya, alokasi Dana Hibah beasiswa, dan berbagai kasus lainnya. Ironisnya, proses hukum kasus-kasus tersebut seakan jalan di tempat dan tidak membuahkan hasil yang signifikan.

Masyarakat Halmahera Selatan berharap agar Kejati Malut tidak hanya fokus pada pengawasan Dana Desa, tetapi juga mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang telah lama mengendap di daerah tersebut. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah menjadi kunci untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan
Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor
Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan
Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil
LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas
Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK
THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:57

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:11

Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:41

Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Senin, 30 Maret 2026 - 06:51

FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru