TIDORE, GAPI – DPD Lembaga Investigasi Negara (LIN) meminta Kejaksaan Tinggi Maluku Utara menelusuri penggunaan anggaran proyek Pekerjaan Drive Center Wisata Maitara Tahun 2023 yang melekat pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan.
Proyek tersebut diketahui menelan anggaran sebesar Rp1.578.624.325 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 dengan pelaksana proyek CV Widya Pratama.
Desakan itu menyusul adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Maluku Utara terkait kekurangan volume pekerjaan senilai Rp157.213.667,53 sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun 2023.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPD LIN Maluku Utara, Wahyudi M, mengatakan aparat penegak hukum perlu mendalami temuan tersebut agar ada kepastian hukum dan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.
“Temuan BPK ini harus menjadi pintu masuk bagi Kejati Maluku Utara untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, baik terhadap pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata selaku pengguna anggaran maupun pihak rekanan pelaksana proyek,” kata Wahyudi, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, proyek yang menggunakan anggaran negara harus dikerjakan sesuai spesifikasi dan volume pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.
“Jika ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan, maka harus ditelusuri penyebabnya. Jangan sampai ada indikasi kelalaian ataupun dugaan kerja sama yang merugikan keuangan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah kontraktor lokal yang enggan namanya dipublikasikan juga meminta agar pihak rekanan, yakni CV Widya Pratama yang beralamat di Desa Fidy Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, ikut diperiksa bersama pihak terkait di Disbudpar Kota Tidore Kepulauan.
“Pihak rekanan atau pemenang proyek juga harus mendapat perhatian aparat penegak hukum karena diduga ada kerja sama dengan OPD terkait,” ujar mereka.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad. (luy)







