Embung Maut Pulau Hiri: Polda Malut Endus Korupsi, Kontraktor dan PPK Siap Diciduk

- Penulis Berita

Minggu, 21 September 2025 - 22:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Gapi72 – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara mulai mengusut dugaan korupsi proyek pembangunan Embung di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, senilai Rp 13,5 miliar. Langkah ini diambil setelah adanya desakan dari masyarakat dan indikasi kuat bahwa proyek tersebut dikerjakan asal-asalan.

Kasubdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Malut, Kompol Rona Tambunan, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pengumpulan data (Puldata) dan dokumen terkait proyek yang dikerjakan oleh CV Aqila Putri tersebut.

“Kami tidak akan main-main dalam kasus ini. Siapapun yang terlibat, akan kami sikat habis!” tegas Kompol Rona Tambunan saat dihubungi wartawan, Minggu (21/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kompol Rona menambahkan bahwa pihak rekanan dan PPK dari proyek tersebut akan segera dimintai keterangan setelah pengumpulan data selesai. “Kami akan periksa semua pihak yang bertanggung jawab atas proyek ini. Jika terbukti ada korupsi, mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah Aliansi Pemuda dan Masyarakat Anti Korupsi Maluku Utara menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menilai proyek dengan anggaran fantastis tersebut dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis maupun kontrak, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat.

Koordinator lapangan aksi, Nurcholis, mengungkapkan bahwa kondisi embung saat ini sudah menunjukkan keretakan di bagian dinding. “Ini jelas-jelas proyek gagal. Kami tidak mau ada korban jiwa akibat proyek korupsi ini!” tegas Nurcholis.

Polda Malut berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menyeret semua pihak yang terlibat ke pengadilan. “Kami akan bekerja keras untuk mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi masyarakat Maluku Utara,” pungkas Kompol Rona Tambunan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil
LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas
Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK
THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly
FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Senin, 6 April 2026 - 07:16

LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:33

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Rp 268 Juta di PDAM Morotai, Mantan Plt Dirut Bakal Dilaporkan ke Kejati

Senin, 16 Februari 2026 - 02:29

Kasus Dugaan Korupsi Dana Retreat Halsel Kembali Disorot, Kejati Didesak Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:56

Kejati Ditantang Jerat Kadis PMD dan Ketua APDESI Halsel dalam Kasus Retreat, Mudasir: Kami Akan Kawal sampai Kejagung

Berita Terbaru