Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

- Penulis Berita

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAPI, TERNATE – Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjadi sasaran utama gelombang aksi Front Anti Korupsi Bersatu (FAKB) Maluku Utara yang mengguncang Kantor Wali Kota dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Senin (30/3/2026).

Dalam aksi tersebut, massa secara terbuka “menyeret” Rizal ke pusaran berbagai dugaan skandal korupsi, mulai dari pengadaan lahan bermasalah hingga temuan penyimpangan anggaran miliaran rupiah.

Koordinator aksi, Thusry Karim, menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh lagi bersikap pasif. Ia mendesak Kejati Maluku Utara segera memanggil dan memeriksa Rizal Marsaoly.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan tunggu gaduh lebih besar. Sekda harus segera diperiksa. Terlalu banyak kasus yang mengarah ke yang bersangkutan,” tegas Thusry dalam orasinya.

Disorot dari Kasus Lahan hingga Bansos

Massa menuding Rizal memiliki keterkaitan dalam kasus pengadaan lahan dan bangunan eks rumah dinas gubernur di Kalumpang senilai Rp2,8 miliar saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim.

Padahal, berdasarkan putusan pengadilan yang telah inkrah, aset tersebut disebut sebagai milik pemerintah. Namun anggaran tetap direalisasikan, yang dinilai berpotensi merugikan keuangan daerah.

Tak hanya itu, Rizal juga didesak diperiksa terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2024 atas dugaan penyimpangan dana bantuan sosial sebesar Rp1,7 miliar.

“Ini bukan satu kasus. Ini rangkaian persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan. Semua mengarah ke Sekda,” ujar Thusry.

Isu Suap hingga Proyek Bermasalah Ikut Diseret

Dalam aksinya, massa juga mengaitkan nama pejabat tinggi Pemkot dengan dugaan suap Rp1 miliar dalam proyek pembangunan Villa Lago Montana di kawasan lindung Kelurahan Fitu.

Selain itu, sejumlah proyek lain juga ikut disorot, seperti anggaran City Sanitation Summit, proyek Festival Pulau Hiri, hingga dugaan mark-up Taman Asmaul Husna.

FAKB menilai, banyaknya persoalan tersebut menunjukkan adanya dugaan masalah sistemik dalam tata kelola anggaran di Pemkot Ternate.

Ancam Aksi Lebih Besar

Massa memperingatkan Kejati Maluku Utara agar tidak “bermain mata” dalam menangani kasus-kasus tersebut. Mereka mengancam akan kembali turun dengan jumlah lebih besar jika tidak ada langkah konkret.

“Kalau Sekda tidak diperiksa, kami pastikan gelombang aksi berikutnya akan lebih besar. Ini soal menyelamatkan uang rakyat,” tegas Thusry.

Hingga berita ini diturunkan, Sekda Ternate Rizal Marsaoly maupun Pemerintah Kota Ternate belum memberikan tanggapan resmi atas tuntutan tersebut. (luy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan
Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor
Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan
Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil
LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas
Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK
FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun
Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:57

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:11

Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:41

Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Senin, 30 Maret 2026 - 06:51

FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru