Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

- Penulis Berita

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wahyudi M. Jen

Wahyudi M. Jen

GAPI, TERNATE – Polemik keterlambatan pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Ternate kian memanas. Setelah sebelumnya memicu sorotan publik dan DPRD, kini desakan serius datang dari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Investigasi Negara (DPD LIN) Maluku Utara.

Ketua DPD LIN Maluku Utara, Wahyudi M. Jen, secara tegas meminta Kejaksaan Tinggi Maluku Utara untuk mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara melakukan audit investigasi terhadap dana transfer ke daerah (TKD) yang diterima Pemkot Ternate.

“Kami menduga dana tersebut sudah digunakan untuk kegiatan, jadi kami meminta BPK Maluku Utara untuk melakukan audit,” tegas Wahyudi, Selasa (31/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, LIN juga mendesak aparat penegak hukum agar segera mengusut dugaan penyimpangan tersebut apabila terbukti dana yang seharusnya menjadi hak ASN justru dialihkan untuk kepentingan lain.

Desakan ini sejalan dengan polemik yang sebelumnya mencuat, di mana pembayaran gaji dan THR ASN Pemkot Ternate dipastikan baru akan dilakukan pada 1 April 2026, atau setelah Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat dana transfer dari pemerintah pusat disebut telah masuk ke kas daerah sejak H-10 lebaran.

Data menunjukkan, realisasi pendapatan transfer dari pemerintah pusat melalui TKD telah mencapai Rp127,39 miliar atau 18,24 persen dari target Rp698,52 miliar. Namun ironisnya, dana tersebut belum dapat dinikmati ASN untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

Keterlambatan ini memicu dugaan adanya pergeseran atau penggunaan anggaran untuk kegiatan lain. Isu tersebut bahkan telah menjadi perhatian DPRD Kota Ternate, yang berencana memanggil pihak pemerintah kota untuk meminta penjelasan resmi.

Sejumlah pihak di DPRD menilai, jika benar anggaran THR digunakan di luar peruntukannya, maka hal tersebut merupakan persoalan serius yang harus diungkap secara transparan kepada publik.

“Kalau benar anggaran THR dipakai untuk kegiatan lain, ini serius. Pemerintah wajib menjelaskan. Bahkan berpotensi ada sanksi dari pemerintah pusat,” ungkap salah satu sumber di DPRD.

Situasi ini membuat ASN harus “gigit jari” di tengah momentum Idulfitri yang identik dengan meningkatnya kebutuhan ekonomi. Di sisi lain, publik semakin mendesak keterbukaan informasi dari Pemkot Ternate guna menjawab berbagai spekulasi yang berkembang.

Hingga kini, belum ada penjelasan rinci dari Pemerintah Kota Ternate terkait dugaan penggunaan dana tersebut. Dengan adanya desakan audit investigatif dari LIN Maluku Utara, tekanan terhadap Pemkot Ternate dipastikan akan semakin besar, sekaligus membuka peluang pengusutan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum. (luy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan
Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor
Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan
Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil
LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas
Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly
FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun
Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:57

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:11

Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:41

Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Senin, 30 Maret 2026 - 06:51

FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru