Anggaran DAK PUPR Malut Dipertanyakan, Proyek Jalan dan Irigasi Terindikasi Bermasalah, APH Diminta Lakukan Investigasi Mendalam.

- Penulis Berita

Minggu, 19 Oktober 2025 - 08:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Gapi72 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara (Malut) kembali melancarkan kritik pedas terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Malut terkait tujuh proyek prioritas tahun 2024. GPM mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan mengusut tuntas dugaan praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

Ketua DPD GPM Malut, Sartono Halek, dengan nada berapi-api menyatakan bahwa tujuh proyek yang didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut terindikasi kuat bermasalah sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan jalan di Sanana, Payahe, Saketa, dan Kao, serta proyek irigasi di Aha (Morotai), Weda, dan Gane Timur.

“Kami tidak ingin Maluku Utara menjadi sarang korupsi! APH harus segera bertindak, jangan biarkan para koruptor merajalela dan menghancurkan masa depan daerah ini,” seru Sartono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

GPM menuding adanya sejumlah kejanggalan dalam proyek-proyek tersebut, seperti perencanaan yang amburadul, anggaran yang membengkak tanpa alasan jelas, penggunaan material berkualitas rendah, serta pelaksanaan proyek yang asal-asalan. Akibatnya, kualitas pembangunan menjadi buruk dan tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Sartono menambahkan, “Kami punya bukti-bukti kuat terkait dugaan korupsi ini. Jika APH tidak segera bertindak, kami akan turun ke jalan dengan massa yang lebih besar untuk menuntut keadilan.

Sementara itu, mantan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Malut, Sofyan Kamarulla, yang saat itu menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait tujuh proyek prioritas tersebut, menjawab singkat bahwa proyek-proyek tersebut dilanjutkan.

Ia pun menjelaskan, bahwa tujuh program prioritas tersebut meliputi empat ruas jalan, yaitu:

1. Ruas jalan di Sanana

2. Ruas jalan di Payahe

3. Ruas jalan di Saketa

4. Ruas jalan di Kao

Selain itu, terdapat tiga kegiatan irigasi, yaitu:

1. Irigasi di Aha, Morotai

2. Irigasi di Weda

3. Irigasi di Gane Timur

Ketika ditanya mengenai total anggaran yang dialokasikan untuk tujuh proyek tersebut dan apakah sudah terealisasi sepenuhnya, ia justru mengarahkan wartawan untuk datang ke Kantor Dinas PUPR Malut. “Ada waktu ke kantor da,” singkatnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan
Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor
Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan
Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil
LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas
Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK
THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:57

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:11

Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Senin, 6 April 2026 - 07:16

LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Senin, 30 Maret 2026 - 06:51

FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru

Maluku Utara

BPBJ Malut Simulasikan Fitur Kinerja Harian E-Kinerja BKN

Jumat, 19 Jun 2026 - 02:55

Maluku Utara

Biro PBJ Maluku Utara Gelar Bimtek Pengadaan di Halmahera Utara

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:55