SOFIFI, Gapi72 – Bundaran 40 Sofifi mendadak jadi sorotan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara tengah sibuk mempercantik kawasan terbuka hijau di bundaran ikonik ini. Kabarnya, lokasi ini akan menjadi pusat perayaan HUT Provinsi Maluku Utara ke-26 yang jatuh pada 12 Oktober mendatang.
Wahid, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Malut, mengungkapkan bahwa proyek ini adalah persiapan besar-besaran untuk menyambut hari jadi provinsi.
“Fokus kami saat ini adalah menata dan mengembangkan RTH di ibu kota Sofifi. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk perayaan nanti,” ujarnya, Senin (29/9/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya bundaran, ada empat titik RTH lain yang juga menjadi perhatian. Namun, saat ini, satu titik yang berdekatan dengan kantor PKK menjadi prioritas utama. “Kami mengejar target agar lokasi ini bisa segera digunakan saat acara,” imbuh Wahid
Proyek swakelola ini menelan anggaran Rp 8,5 miliar dari DPA 2025. Dana tersebut mencakup biaya rabat, timbunan, dan pembangunan 15 unit toilet umum. “Toilet ini penting karena lokasi ini akan menjadi tempat kegiatan seremonial Pemprov,” jelas Wahid. Proyek ini ditargetkan selesai dalam 45 hari.
Namun, di balik persiapan yang matang, ada sedikit drama terkait kepemilikan lahan. Wahid mengakui adanya masalah lahan yang sempat dijual oleh pihak yang tidak berwenang. “Tapi masalah ini sudah diselesaikan. Pihak tersebut berjanji akan mengembalikan uang kepada pemilik sah,” katanya.
Wahid menambahkan, Dinas PUPR Malut juga menggandeng Korem 152 Babullah dalam proyek ini, sejalan dengan salah satu program Korem. “Kami memilih swakelola tipe dua karena waktu yang mendesak. Jika ditenderkan, akan memakan waktu lebih lama. Target kami, proyek ini harus selesai sebelum HUT Provinsi,” pungkasnya.







