Janji Tinggal Janji: Warga Malifut Geram, Bupati dan Wakil Bupati ‘PHP’ Soal Jalan Panaburu

- Penulis Berita

Jumat, 10 Oktober 2025 - 05:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALIFUT Gapi72 – Warga Desa Tahane, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, semakin geram dengan janji-janji manis pemerintah daerah terkait pembangunan jalan Panaburu. Ruas jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat petani di Malifut ini tak kunjung diperbaiki, membuat warga merasa diabaikan dan dipermainkan.

Antho 36 tahun, salah satu warga Desa Tahane, mengungkapkan bahwa jalan Panaburu adalah akses utama bagi masyarakat dari desa Tomabaru, Tahane, Sosol, Samsuma, hingga Matsa. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas pertanian dan perekonomian warga Malifut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jalan Panaburu ini sangat penting bagi kami. Kalau jalan ini rusak, bagaimana kami bisa mengangkut hasil pertanian kami? Bagaimana kami bisa memenuhi kebutuhan hidup kami?” ujar Antho dengan nada kesal.

Ironisnya, janji perbaikan jalan Panaburu ini bukan kali ini saja diumbar. Di masa kepemimpinan Bupati sebelumnya, Frans Manery, janji serupa juga pernah dilontarkan, namun tak pernah terealisasi. Kini, di bawah kepemimpinan Bupati Piet Babua, janji yang sama kembali diulang, kali ini melalui Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad saat kampanye.

“Dulu Pak Frans Manery janji mau bangun jalan ini, tapi bohong. Sekarang Pak Piet Babuah juga sama saja, cuma janji-janji palsu. Sudah satu tahun mereka berkuasa, tapi jalan Panaburu masih hancur,” tegas Antho.

Warga Malifut merasa sangat kecewa dan marah dengan sikap pemerintah daerah yang seolah-olah tidak peduli dengan nasib mereka. Jalan Panaburu yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan, justru dibiarkan rusak parah dan menjadi penghalang bagi kemajuan ekonomi masyarakat Malifut.

Antho dan warga Malifut terutama masyarakat lima desa tersebut berharap agar Pemerintah Daerah segera sadar dan merealisasikan janji-janji politiknya. Pembangunan jalan Panaburu bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga harapan dan masa depan masyarakat Malifut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa
Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai
Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  
Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025
Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:57

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:11

Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:41

Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Senin, 30 Maret 2026 - 06:51

FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru