Dua Jembatan Ambruk, Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Lima Kecamatan di Halmahera Utara

- Penulis Berita

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu jembatan di Halmahera Utara yang terputus

Salah satu jembatan di Halmahera Utara yang terputus

GAPI, HALUT – Banjir dan longsor yang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara memutus total akses transportasi setelah dua jembatan utama ambruk. Ribuan warga di 22 desa terisolasi akibat meluapnya sungai dan longsor yang dipicu hujan deras berkepanjangan.

Banjir tercatat berdampak pada 22 desa yang tersebar di lima kecamatan, dengan jumlah korban terdampak mencapai 1.568 kepala keluarga atau sekitar 6.539 jiwa.

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Galela Utara: Desa Limau, Dodowo, Bibisingo, Tutumololeo, dan Togasa. Kecamatan Galela Selatan: Desa Igobula, Soakonora, Togawa, Galela, dan Soasio. Kecamatan Kao Barat: Desa Somaetek, Tugiis, Parseba, Bailengit, Pitogo. Kecamatan Loloda Utara: Desa Asimiro, Doitia, Ngajam, Darume, Worimoi, dan Podol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (6/1) menyebabkan debit air sungai meningkat drastis. Kondisi ini memicu banjir serta longsor di sejumlah titik, hingga merusak infrastruktur jembatan penghubung antarwilayah.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara saat ini telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk penanganan bencana, termasuk pemenuhan kebutuhan logistik bagi warga terdampak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan meminta bantuan satu unit kapal untuk mendistribusikan logistik kepada korban bencana. Permintaan tersebut sudah direspons,” ujar Piet.

Ia menambahkan, pendistribusian bantuan dilakukan melalui jalur laut, karena akses darat masih belum dapat dilalui akibat kerusakan infrastruktur.

“Kapal yang membawa logistik melalui jalur laut sudah bergerak,” pungkasnya. (luy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa
Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai
Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  
Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025
Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:57

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:11

Setahun Penyidikan, Kasus Islamic Center Halteng Belum Ada Tersangka, LIN Minta Seret Kontraktor

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:41

Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Senin, 30 Maret 2026 - 06:51

FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru