DPRD Geram! Kepala Bappelitbangda Tak Mampu Sajikan Data Akurat Program Bassam-Helmi

- Penulis Berita

Minggu, 30 November 2025 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD soroti Kepala Bappelitbangda Halsel yang tidak mampu menyajikan data akurat.

DPRD soroti Kepala Bappelitbangda Halsel yang tidak mampu menyajikan data akurat.

Gapi72, HALSEL – Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di bawah kepemimpinan Fadli Hi. Kader, S.P., menuai kritik pedas dari DPRD.

Setelah menjabat lebih dari setahun, Bappelitbangda dinilai gagal total dalam menyajikan data akurat yang menjadi basis utama program pembangunan berbasis zonasi, yang merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin (Bassam-Helmi).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Selatan memberikan “Rapor Merah” kepada Fadli Hi. Kader, yang akan menjadi bahan evaluasi bagi Bupati dan Wakil Bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami (DPRD) sangat mendukung program pembangunan berbasis zonasi, tetapi Bappelitbangda tidak mampu menyajikan data yang jelas dan akurat. Akibatnya, kebijakan ini kehilangan arah karena minimnya informasi,” tandas Anggota DPRD Halmahera Selatan, Hi. Sagaf Hi. Taha.

Kritika pedas yang disampaikan Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar iu saat penyampaian interupsi dalam sidang paripurna persetujuan APBD 2026 di gedung DPRD, Sabtu (29/11/2025) kemarin.

Dengan lantang, Hi. Sagaf menyatakan bahwa tujuan pembangunan berbasis zonasi adalah untuk memenuhi kebutuhan spesifik masyarakat di setiap kecamatan dan wilayah.

Namun, hasil evaluasi DPRD Halmahera Selatan menunjukkan bahwa data yang jelas terkait kebutuhan spesifik di masing-masing wilayah belum tersedia.

“Bappelitbangda harus menyiapkan basis data yang jelas untuk konsep pembangunan berbasis zonasi, termasuk data demografi, spasial, dan sektoral. Pembangunan sistem zonasi bukan hanya tentang jalan dan jembatan, tetapi juga tentang multi sektor yang berdampak pada kebutuhan dan kemajuan daerah,” tegasnya.

Dikatakan, data multi sektor sangat penting untuk disajikan oleh Bappelitbangda. Jika data ini tidak disajikan secara detail dan komprehensif, masing-masing OPD akan menjalankan program secara sektoral.

“Jika ada OPD yang bekerja tanpa data yang jelas dan akurat, visi misi Bupati dan Wakil Bupati tidak akan tercapai. Mereka (Pimpinan OPD) tidak mampu menerjemahkannya karena keterbatasan kemampuan,” tandasnya dengan nada geram.

***

Facebook Comments Box

Editor : Fikram

Sumber Berita : Upi/Red

Berita Terkait

THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa
Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai
Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  
Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025
Camat Malifut Dorong Kolaborasi Stakeholder untuk Cegah Stunting dan Lengkapi Pendataan Kesehatan  

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Senin, 6 April 2026 - 07:16

LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:33

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Rp 268 Juta di PDAM Morotai, Mantan Plt Dirut Bakal Dilaporkan ke Kejati

Senin, 16 Februari 2026 - 02:29

Kasus Dugaan Korupsi Dana Retreat Halsel Kembali Disorot, Kejati Didesak Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:56

Kejati Ditantang Jerat Kadis PMD dan Ketua APDESI Halsel dalam Kasus Retreat, Mudasir: Kami Akan Kawal sampai Kejagung

Berita Terbaru