Skandal BPRS Saruma: Janji Tinggal Janji? Aktivis Ancam Demo Kejagung!

- Penulis Berita

Senin, 22 September 2025 - 06:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Gapi72 – Kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan gratifikasi kredit macet Bank BPRS Saruma, Kabupaten Halmahera Selatan, senilai Rp 15 miliar, menjadi sorotan tajam. Koalisi Anti Korupsi Maluku Utara Jakarta (SKAK-MALUT-JKT) menilai Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan “tumpul” dalam menangani kasus ini.

Koordinator SKAK-MALUT-JKT, M. Reza A. S., mendesak Kejari Halsel untuk membuka “kotak pandora” skandal BPRS Saruma tanpa kompromi politik. “Keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, jangan hanya tumpul ke atas lalu tajam ke bawah,” tegas Reza.

SKAK Malut berencana menggelar demonstrasi di Kejagung RI untuk mendesak supervisi dan evaluasi kinerja Kejari Halsel. “Jika tidak mampu menuntaskan perkara BPRS, Kejari Halsel harus dicopot!” seru Reza.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reza juga menyinggung ironi di Maluku Utara, di mana banyak kasus besar yang melibatkan pejabat daerah berakhir dengan SP3. “Pola yang sama berpotensi terjadi pada skandal BPRS Saruma, dan itu akan merusak citra kejaksaan,” ujarnya.

Kasus BPRS Saruma mencuat sejak 2020, diungkap oleh Almarhum Bupati Usman Sidik. Kejari Halsel meningkatkan status perkara pada September 2023 setelah menemukan bukti yang cukup. Beberapa nama besar terseret, termasuk Saiful Turuy, Aswin Adam, Ichwan Rahmat, dan Leny Lutfi.

Sebagian kerugian negara (Rp10 miliar) dikabarkan telah dikembalikan oleh kontraktor FA tanpa mekanisme resmi. Sisa kerugian Rp5 miliar belum dikembalikan, menimbulkan pertanyaan tentang kepastian hukum.

“Pengembalian kerugian negara tidak menghapus tindak pidana korupsi maupun TPPU,” tegas Reza. “Kejaksaan harus segera menetapkan tersangka demi menjamin kepastian hukum.”

Reza memperingatkan bahwa jika kasus ini dihentikan tanpa alasan kuat, kredibilitas kejaksaan akan runtuh. “Praktik impunitas akan menjadi preseden buruk, di mana elite lokal merasa kebal hukum,” katanya.

Kajari Halsel, Ahmad Patoni SH, MH, mengklaim bahwa kasus BPRS Saruma masih berjalan dan menunggu petunjuk dari Kejati Maluku Utara.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sungai Kobe Diduga Diutak-Atik Tanpa Izin, Ke Mana Pengawasan BWS Maluku Utara?
THR Dicicil, Ada Dugaan Anggaran Sudah Terpakai? Sekda Ternate Didesak Buka-bukaan
THR ASN Ternate Molor, Dugaan Bobroknya Pengelolaan Anggaran
Konflik Desa Saketa tak Selesai, Warga Lima Negeri Desak DPRD Bentuk Angket Bupati
PT Buli Bangun Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kualitas Proyek Jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa
Peringati Isra Miraj, Panti Anak Gelar Kegiatan Perisai
Pengelolaan Dana Desa Sabaleh Menimbulkan Keraguan, Masyarakat Minta Inspektorat Turun Lapangan  
Desa Talaga Harumkan Maluku Utara, Tembus Pemenang Nasional Desa Wisata Nusantara 2025

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:57

Kekurangan Volume Proyek Drive Center Maitara, LIN Minta Kejati Periksa Kadisbudpar Tidore dan Rekanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:41

Vonis 4 Tahun Andi Sudirman Dianggap Tidak Mencerminkan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Senin, 6 April 2026 - 07:16

LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Senin, 30 Maret 2026 - 06:51

FAKB Malut Kepung Kantor Wali Kota dan Kejati, Desak Sekda Ternate Diperiksa atas Dugaan Korupsi Beruntun

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru

Maluku Utara

BPBJ Malut Simulasikan Fitur Kinerja Harian E-Kinerja BKN

Jumat, 19 Jun 2026 - 02:55

Maluku Utara

Biro PBJ Maluku Utara Gelar Bimtek Pengadaan di Halmahera Utara

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:55