Prioritaskan Pembayaran Utang, Purbaya Minta Pimpinan OPD Utanakan Pengajuan Pencairan

- Penulis Berita

Jumat, 10 Januari 2025 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Purbaya

Ahmad Purbaya

SOFIFI, GAPI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara saat ini memiliki utang triliunan rupiah. Utang tersebut berupa utang pihak ketiga dan utang dana bagi hasil (DBH) kabupaten/kota.

Data yang diperoleh dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Maluku Utara, total utang Pemprov mencapai 2,4 triliun. Utang tersebut telah direalisasikan sebesar 1,5 triliun.

“Dari total utang itu kita sudah realisasi pembayaran hingga saat ini mencapai 1,56 triliun,” kata Kepala BPKAD Malut, Ahmad Purbaya, Jumat (10/1).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penyelesaian utang menjadi prioritas utama pada tahun 2025 ini sesuai arahan Pj Gubernur Samsuddin A. Kadir.

“Kami telah menyurati seluruh pimpinan OPD untuk mengutamakan pengajuan pembayaran utang, terutama menjelang akhir tahun 2024 kemarin,” ujarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah. Dengan penyelesaian hutang secara bertahap, diharapkan Pemprov Maluku Utara mampu menciptakan stabilitas fiskal yang lebih baik di masa mendatang.

Di samping itu, Pemprov juga sangat berharap DBH kurang bayar dari pemerintah pusat senilai Rp 410 miliar dapat direalisasikan 100 persen. Pemerintah pusat juga bakal memberikan dana senilai Rp 180 miliar.

“Utang tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Jadi ketika adanya kepala daerah yang baru, nanti tidak terbebani lagi utang yang lebih besar,” pungkasnya. (luy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabatan Berlapis dalam Satu Keluarga, Konflik Kepentingan Mengintai Pemprov Malut
Penonaktifan 4 Kepala OPD Dipersoalkan Akademisi: Jangan Jadikan Status Terperiksa Alat Singkirkan Lawan
Empat OPD Dinonaktifkan, Abubakar Aman Meski Terperiksa: Ada Apa di Balik Kebijakan Gubernur Malut?
Aroma Panik Pasca Temuan BPK, Kepala OPD di Malut Diduga Saling Jegal Demi Selamatkan Jabatan
PHI ke 97 di Malut, Gubernur Sherly Beri Semangat kepada Warga Binaan di Lapas Perempuan Ternate
Disambut Antusias Ribuan Warga Morotai Timur, Gubernur Sherly Didampingi Kadis Perindag Bagi Sembako
Potensi Laut Malut Tunggu Investor, Forum Diskusi KKPD Ternate Dorong Pembangunan Berkelanjutan
2026, Tidak Ada Lagi Utang di Pemprov Malut

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 04:28

Kejati Maluku Utara Didesak Telusuri Pekerjaan Area Parkir Terminal Payahe, CV Citra Mandiri Harus Dipanggil

Senin, 6 April 2026 - 07:16

LIN Malut “Ultimatum” Kejati: Jangan Lindungi Rizal Marsaoly di Kasus Rumah Dinas

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:27

Dana THR Pemkot Ternate Diduga Dipakai untuk Kegiatan Lain, LIN Desak Audit BPK

Senin, 30 Maret 2026 - 06:56

Sekda Ternate Diseret ke Pusaran Dugaan Korupsi, Massa Desak Kejati Segera Periksa Rizal Marsaoly

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:23

Dugaan “Titipan” Anggaran 5,1 Miliar di Kantor Camat Ternate Tengah, Kejari Didesak Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:33

BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Rp 268 Juta di PDAM Morotai, Mantan Plt Dirut Bakal Dilaporkan ke Kejati

Senin, 16 Februari 2026 - 02:29

Kasus Dugaan Korupsi Dana Retreat Halsel Kembali Disorot, Kejati Didesak Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:56

Kejati Ditantang Jerat Kadis PMD dan Ketua APDESI Halsel dalam Kasus Retreat, Mudasir: Kami Akan Kawal sampai Kejagung

Berita Terbaru